Okara : Limbah Sisa Hasil Olah, Diubah Menjadi Makanan Yang Lebih Bernilai Rupiah

Beranda > Artikel > Okara : Limbah Sisa Hasil Olah, Diubah Menjadi Makanan Yang Lebih Bernilai Rupiah

Immas Walgiyanti – Teknologi Pangan ’19 – Universitas Nasional Karangturi

Okara atau lebih familiar kita kenal dengan sebutan ampas tahu. Okara merupakan produk sisa yang berbentuk padatan, berwarna putih gading, hingga putih kekuningan, okara dihasilkan proses pengolahan kedelai menjadi sari kedelai dan tahu.  Ketersedian okara yang cukup melimpah, seiring dengan perkembangan industri pengolahan kedelai, mulai dari industri kecil hingga menengah. Namun, pemanfaatannya kebanyakan masih sebatas pembuatan tempe gembus dan digunakan sebagai pakan ternak.

Padahal menurut beberapa penelitian, okara masih mengandung beberapa jenis beberapa jenis zat gizi dan serat pangan. Menurut Hulopi (2014) okara memiliki kandungan serat pangan (dietary fiber) yang tinggi terutama kandungan protein kasar 28,36%, lemak 5,52%, serat kasar 7,6% dan juga mengandung asam amino lisin dan metionin serta vitamin B. Asuka et al (2021) juga mengungkapkan bahwa, okara juga merupakan sumber protein nabati, yang memberikan alternatif protein hewani dan berpotensi mengarah pada pengurangan asupan lemak jenuh.  Okara yang telah diolah menjadi tepung melalui proses pengeringan dan pemanasan untuk menghilangkan kadar air didalamnya, selanjutnya dapat digunakan sebagai tepung dalam pembuatan produk makanan yang bebas gluten, sehingga dapat menjadi salah satu alternatif produk pangan fungsional.

Berikut beberapa jenis makanan yang dapat dibuat dengan bahan dasar tepung okara :

  • Brownies

Salah satu jenis kue yang identik dengan warna coklat tua dengan rasa yang manis ini dapat dibuat dengan mengganti tepung terigu, menggunakan tepung okara tanpa mengubah takarannya.

  • Cookies

Cookies yang dikenal luas sebagai salah satu makanan manis dengan tekstur sedikit renyah, biasa terdapat dalam berbagai varian rasa dan topping yang beragam, dengan mengganti tepung terigu menggunakan tepung okara membuat cookies menjadi produk bebas gluten yang bernilai gizi tinggi.

  • Pizza

Pizza merupakan makanan yang cukup populer dan digemari oleh banyak orang, untuk membuat pizza yang lebih sehat adonan dasarnya dapat diganti dengan tepung okara yang dikombinasikan dengan tepung kentang atau tepung tapioka.

  • Daging Analog

Prosesnya hamper sama dengan pembuatan tempe gembus, yaitu melalui tahap pengukusan, pendiginan, dan peragian, yang membedakan yaitu adanya penambahan rempah – rempah dan bahan tambahan lain, sehingga tekstur dan rasanya menyerupai daging asli. Dari adonan ini juga dapat diolah menjadi nugget atau sosis.

Pembuatan produk makanan dengan bahan dasar tepung okara juga dapat menambah nilai jual dari okara, menghasilkan makanan yang lebih sehat dan mengangkat potensi okara sebagai pangan lokal. Dari beberapa contoh jenis makanan yang dapat diolah dengan menggunakan tepung okara, dapat disimpulkan bahwa okara yang sering dianggap limbah dan disepelekan layaknya sampah, ternyata bisa diolah menjadi berbagai produk makanan yang lebih bernilai rupiah.

Leave a Reply

18 − three =