SEMARANG, 25 Mei 2026 – Universitas Karangturi (UK) kembali mencatatkan prestasi di kancah nasional. Salah satu tim mahasiswa terbaiknya berhasil meloloskan proposal bisnis dalam Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) 2026, sebuah program bergengsi yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).
Tim mahasiswa tersebut sukses meraih pendanaan melalui proposal berjudul “HybriX Athlete Sports Event Organizer” untuk kategori Jasa, Pariwisata, dan Perdagangan. Inovasi ini lahir dari kolaborasi lintas disiplin ilmu yang diketuai oleh Christoper William Piri (S1 Sistem Informasi), dengan anggota tim yang terdiri dari Ong Alexander (S1 Sistem Informasi), I Nengah Abet Nego (S1 Sistem Informasi), Abyan Maulana Shiddiq (S1 Sistem Informasi), dan Rohana (S1 Manajemen).
Berbeda dengan event organizer olahraga pada umumnya, HybriX Athlete Sports Event Organizer hadir dengan fokus spesifik pada pengembangan dan pengelolaan panggung combat sport (olahraga bela diri). Sektor ini sengaja dipilih karena industri olahraga bela diri saat ini sedang gencar diangkat dan mengalami tren pertumbuhan yang sangat pesat di tingkat Nasional Indonesia.
Dosen pembimbing tim, Anoki Herdian Dito, S.E., M.M., mengungkapkan rasa bangga sekaligus apresiasinya terhadap kinerja mahasiswa bimbingannya dalam melihat potensi besar pasar tersebut.
“Lolosnya tim HybriX Athlete dalam pendanaan P2MW tahun ini adalah bukti nyata bahwa mahasiswa Universitas Karangturi memiliki daya saing dan kepekaan yang tajam terhadap tren industri. Keputusan mereka untuk fokus pada combat sport sangatlah strategis, mengingat jenis olahraga ini sedang naik daun dan mendapatkan panggung besar di tingkat nasional. Kolaborasi sistem informasi dan manajemen yang mereka usung diyakini mampu membawa manajemen promosi dan acara bela diri ke level yang lebih profesional,” ujar Anoki.
Evaluasi dan Harapan Menuju KMI Expo 2026
Tahun ini, Universitas Karangturi mengirimkan 4 proposal terbaiknya, di mana 1 proposal berhasil melaju ke tahap pendanaan. Capaian ini menjadi catatan evaluasi sekaligus pemacu semangat bagi civitas akademika UK. Sebagai perbandingan, pada tahun sebelumnya, Universitas Karangturi berhasil mengajukan 9 proposal dengan 3 di antaranya lolos hingga tahap pendanaan.
Meski secara kuantitas mengalami penurunan dibanding tahun lalu, pihak universitas tetap optimistis bahwa kualitas proposal yang lolos tahun ini sangat menjanjikan. Fokus utama kini beralih pada inkubasi bisnis, realisasi program, dan pendampingan intensif agar tim HybriX Athlete tidak hanya sukses dalam penyerapan dana, tetapi juga mampu menembus panggung tertinggi kewirausahaan mahasiswa di Indonesia.
“Target dan harapan besar kami selanjutnya adalah mengawal tim ini agar bisa tampil maksimal, membawa nama baik Universitas Karangturi, dan sukses meloloskan diri hingga ke ajang KMI (Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia) Expo Nasional 2026,” tambah Anoki Herdian Dito.
Universitas Karangturi terus berkomitmen untuk mendukung penuh segala bentuk iklim kewirausahaan di lingkungan kampus, guna mencetak lulusan yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga siap menciptakan lapangan kerja baru yang inovatif dan relevan dengan tren industri saat ini.
