UNKARTUR Berpartisipasi dalam “International Office Staff Communication and Professionalism Workshop” dalam Rangka Penguatan Kapasitas SDM untuk Internasionalisasi

Beranda > S1 Teknologi Pangan > FIND4S > UNKARTUR Berpartisipasi dalam “International Office Staff Communication and Professionalism Workshop” dalam Rangka Penguatan Kapasitas SDM untuk Internasionalisasi

Semarang, 21 Juli 2025 — Universitas Nasional Karangturi (UNKARTUR) turut serta dalam kegiatan pelatihan bertajuk “International Office Staff Communication and Professionalism Workshop”, yang diselenggarakan oleh konsorsium FIND4S pada tanggal 18–19 Juli 2025 di Metro Park View Hotel, Semarang.

Pelatihan ini merupakan bagian dari program FIND4S Academic and Laboratory Staff Capacity Building, yang ditujukan untuk meningkatkan keterampilan komunikasi internasional serta profesionalisme staf akademik dan tenaga kependidikan, khususnya dalam konteks kerja sama internasional dan mobilitas global.

UNKARTUR mengutus dua perwakilan, yaitu:

  • Bapak Allvian Ika Fiki Susanto, S.Pd., M.Pd., Wakil Rektor Bidang Akademik
  • Bapak Axellino Tegar Hieronanda, S.E., Staf Akademik

Kegiatan ini terbagi menjadi empat sesi utama:

  1. Foundations of Professional English Communication
  2. Verbal Interaction: Speaking with International Stakeholders
  3. Written Communication: Email & Messaging Etiquette
  4. Intercultural Competence & International Collaboration

Pada sesi Verbal Interaction, peserta mendapatkan paparan langsung dari Hilde Lauwereys (KU Leuven – Belgia), yang menjelaskan pendekatan KU Leuven dalam menyambut mahasiswa dan staf internasional. Beliau menyoroti pentingnya pelatihan staf lokal, penyediaan informasi yang jelas dan personal, serta integrasi sosial berbasis pengalaman, seperti melalui student integration coach, orientation week, dan starter’s days bagi mahasiswa internasional.

Kemudian pada sesi Intercultural Competence & International Collaboration, Bapak Pulung Widhi Hananto, S.H., M.H., LL.M. (Kepala Kantor Internasional UNDIP), menekankan pentingnya reputasi internasional yang dibangun melalui strategi “inside-out, outside-in, dan side-to-side.” Beliau memaparkan bagaimana internasionalisasi tidak sekadar tren, tetapi merupakan investasi penting yang memerlukan kesetaraan peran antara dosen, tendik, dan mahasiswa, serta kesiapan mengelola isu-isu kompleks seperti sleepy agreements, visa calling, dan kerja sama internasional.

“Internasionalisasi itu mahal, tetapi sebuah keharusan,”
— Hermawan K. Dipojono (dikutip dalam paparan Bapak Pulung)

Workshop ini memberikan ruang bagi peserta untuk berdiskusi aktif, melakukan refleksi atas praktik-praktik di institusi masing-masing, serta menyusun strategi peningkatan kualitas komunikasi internasional yang relevan dan berkelanjutan.

Dengan mengikuti kegiatan ini, UNKARTUR memperkuat komitmennya dalam mewujudkan transformasi institusional menuju kampus berdaya saing global. Pelatihan semacam ini menjadi fondasi penting dalam membangun sistem kerja yang lebih terbuka, adaptif, dan kolaboratif dalam konteks pendidikan tinggi internasional.

Leave a Reply