Teknologi dalam industri pangan terus dilakukan, salah satunya untuk mengatur daya kembang roti. Ternyata daya kembang roti bisa diatur dengan kombinasi tepung, ragi roti (saccharomyces cerevisiae), gula, dan bahan roti lainnya. Saccharomyces cerevisiae merupakan jamur bersel satu dan memiliki dinding askus yang tipis. Dikenal sebagai khamir. Saccharomyces cerevisiae digunakan untuk pembuatan minuman beralkohol, tapai, dan pengembang adonan roti. Jamur ini dapat mengubah gula menjadi alkohol dan karbon dioksida (CO2) melalui proses...Read More
Senin 26 Juni 2023 Mahasiswa dan mahasiswi Psikologi UNKARTUR telah selesai melaksanakan program magang di Panti Pelayanan Sosial Anak Mandiri Semarang selama kurang lebih dalam waktu 1 bulan. Panti pelayanan sosial anak mandiri (PPSAM) sendiri merupakan tempat pelayanan rehabilitasi bagi penyandang masalah kesejahteraan sosial agar dapat di rawat/dibina sehingga dapat berperan / bersosialisasi dengan masyarakat. Di...Read More
Senin 19 Juni 2023, Universitas Nasional Karangturi merayakan hari jadi ke 6 bersama seluruh warga kampus dengan penuh keceriaan dan kebahagiaan. Universitas Nasional Karangturi atau lebih dikenal dengan UNKARTUR telah berdiri sejak tahun 2017 pada Yayasan Pendidikan Nasional Karangturi yang lebih dahulu jauh berdiri sebelum masa kemerdekaan Republik Indonesia tepatnya pada tahun 1929. Pada awalnya tokoh-tokoh...Read More
Jum’at 2 Juni 2023 Universitas Nasional Karangturi melakukan sosialisasi mengenai kurikulum Merdeka Belajar dengan OBE atau lebih dikenal dengan sistem pendidikan kurikulum pembelajaran berorientasi luaran yang sudah terimplementasi dengan kegiatan MBKM dengan Narasumber Bp Harjanto Setiawan, Ph.D. dari Universitas Atma Jaya JogjakartaRead More
Mahasiswa Teknologi Pangan Universitas Nasional Karangturi (Unkartur) Semarang kembali berkreasi dan berinovasi mengembangkan pangan jenis tempe menjadi pangan baru yang lebih kompleks kandungan gizinya. Mereka mampu berkreasi membuat tempe labu kuning (TemLaKun). Fermentasi tempe dikembangkan dengan mencapur adonannya dengan labu kuning. Rektor Unkartur Semarang, Dra Lusiawati Dewi MSc memberikan apreasiasi kepada mahasiswanya yang berani mengembangkan teknologi pangan berbasis tempe. ”Kreativitas dan inovasi anak muda yang tidak lain merupakan mahasiswa Teknologi Pangan Unkartur ini sangat membanggakan,” ”Makanan tempe yang sudah ada terus dikembangkan agar memiliki nilai...Read More