Semarang, 30 Juli 2025 — Fakultas Ekonomi, Bisnis, dan Humaniora (FEBHum) Universitas Nasional Karangturi Semarang menjalin langkah awal kerja sama dengan Tavern Group, perusahaan ternama pengelola berbagai restoran dan bar bergengsi di Kota Semarang. Pertemuan penjajakan kerja sama ini difokuskan untuk mendukung pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi melalui kegiatan magang, pengabdian kepada masyarakat, dan penelitian lintas program studi.
Inisiasi kerja sama ini diprakarsai oleh Program Studi S-1 Pendidikan Bahasa Inggris yang saat ini tengah mengembangkan fokus akademik pada bidang Tourism and Hospitality Industries. Kaprodi PBI, Aziza Restu Febrianto, S.Pd., M.A. (Restu), menyampaikan bahwa kerja sama ini akan menjadi peluang strategis bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman langsung di industri, khususnya dalam bidang Food and Beverage (F&B).
“Kerja sama ini akan membuka akses magang bagi mahasiswa kami yang memang memiliki minat pada dunia pariwisata dan perhotelan, terutama sektor Food and Beverage (F&B). Selain itu, kami juga menawarkan pelatihan bahasa Inggris untuk meningkatkan kemampuan komunikasi para karyawan Tavern Group dalam melayani tamu internasional,” jelas Restu.

Dekan FEBHum Universitas Nasional Karangturi, Melisa Anggraini, S.E., M.Si., turut menyampaikan dukungan atas inisiatif ini. “Kami menyambut baik inisiatif ini sebagai langkah konkret membangun sinergi antara kampus dan dunia industri. Kolaborasi semacam ini sangat penting untuk menyiapkan lulusan yang relevan dengan kebutuhan zaman,” ujarnya.
Program studi lain seperti Akuntansi, Psikologi, dan Manajemen di lingkungan FEBHum juga menunjukkan ketertarikan yang sama dan melihat potensi besar dari kolaborasi ini. Selain agenda magang, masing-masing prodi berencana mengembangkan program berbasis kebutuhan keilmuan mereka melalui kerja sama dengan Tavern Group.
Dari pihak Tavern Group, sambutan positif disampaikan oleh Gabriella Utari Sudartha selaku Head of HRGA. Ia menyampaikan kesiapan perusahaan untuk berkolaborasi, khususnya dalam hal magang mahasiswa. “Kami terbuka dengan pengajuan proposal dari masing-masing program studi. Untuk magang, mahasiswa nantinya akan mengikuti proses seleksi dan user interview. Penempatan juga akan disesuaikan dengan minat dan kebutuhan outlet kami,” ujar wanita muda yang biasa dipanggil Tari ini.
Kolaborasi ini diharapkan menjadi awal sinergi antara dunia pendidikan dan industri, guna menciptakan lulusan yang siap kerja dan adaptif terhadap kebutuhan lapangan.
