Semarang, 2 Juli 2025 — Mahasiswa Program Studi Manajemen dan Akuntansi Universitas Nasional Karangturi (UNKARTUR) mengikuti kegiatan Outing Class di Batik Nusantara Art, Laweyan, Solo. Kegiatan yang berlangsung pada Rabu, 2 Juli 2025 ini bertujuan untuk memperluas wawasan mahasiswa terhadap warisan budaya sekaligus mengenalkan sisi bisnis dari industri kreatif batik.
Dalam sesi pembelajaran yang berlangsung interaktif, para mahasiswa diperkenalkan pada tiga metode pembuatan batik, yakni batik tulis, batik cap, dan batik print. Tidak hanya menyimak penjelasan, mahasiswa juga terlibat langsung dalam praktik membatik, mulai dari menggambar pola hingga proses pewarnaan. Antusiasme tinggi terlihat dari keaktifan mahasiswa dalam bertanya seputar teknik, peluang usaha, hingga tantangan industri batik saat ini.
Juventius Wahyu Utama, S.E., M.M., selaku ketua rombongan, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya berfungsi sebagai pengenalan budaya, tetapi juga sebagai inspirasi kewirausahaan bagi mahasiswa. “Kegiatan ini dapat menjadi acuan bagi mahasiswa yang ingin membangun usaha. Industri batik adalah contoh nyata bagaimana budaya bisa diolah menjadi peluang bisnis yang bernilai tinggi,” jelasnya.

Setelah sesi membatik selesai, rombongan melanjutkan kegiatan dengan kunjungan ke Pasar Gede dan Pasar Klewer, dua pusat perbelanjaan tradisional yang terkenal di Solo. Di sana, mahasiswa mengamati aktivitas perdagangan secara langsung sekaligus berbelanja produk lokal, sebagai bagian dari pemahaman terhadap rantai pasok dan perilaku konsumen di pasar tradisional.
Outing class ini menjadi salah satu bentuk implementasi pembelajaran luar ruang yang dikemas secara menyenangkan namun tetap edukatif, sebagai wujud komitmen UNKARTUR dalam menciptakan lulusan yang adaptif, kreatif, dan memiliki wawasan kewirausahaan serta kebudayaan.
