Semarang, 21 Juli 2026 – Universitas Nasional Karangturi (UNKARTUR) kembali mengikuti rapat rutin konsorsium Enhancing Higher Education Capacity for Sustainable Data-driven Food Systems in Indonesia (FIND4S) yang diselenggarakan secara luring pada Selasa (21/7). Pertemuan tersebut dihadiri oleh perwakilan seluruh perguruan tinggi anggota konsorsium, yaitu Universitas Diponegoro (UNDIP), Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS), Universitas 17 Agustus 1945 Semarang (UNTAG), Universitas Semarang (USM), Universitas PGRI Semarang (UPGRIS), Universitas Tidar (UNTIDAR), serta Universitas Nasional Karangturi.
Agenda utama rapat membahas perkembangan sinergi dan pelaporan proses pengadaan peralatan laboratorium yang dilakukan oleh masing-masing institusi. Pengadaan tersebut merupakan salah satu implementasi program yang didanai melalui hibah konsorsium Erasmus+ Uni Eropa dalam rangka mendukung penguatan kapasitas pendidikan tinggi pada bidang sistem pangan berbasis data dan berkelanjutan.
Dalam pertemuan tersebut, setiap anggota konsorsium menyampaikan perkembangan proses pembelian peralatan laboratorium, mulai dari tahapan administrasi, pelaksanaan pengadaan, hingga mekanisme pelaporan yang harus dipenuhi sesuai dengan ketentuan program hibah. Diskusi juga menjadi sarana koordinasi untuk memastikan seluruh proses berjalan selaras dengan target dan jadwal yang telah ditetapkan oleh konsorsium.

Selain membahas progres pengadaan, rapat turut menyoroti persiapan penyambutan delegasi Erasmus+ dari Eropa yang dijadwalkan akan melakukan kunjungan ke Indonesia. Koordinasi dilakukan untuk mematangkan agenda kunjungan, pembagian peran masing-masing perguruan tinggi, serta kesiapan pelaksanaan berbagai kegiatan yang akan melibatkan seluruh mitra dalam konsorsium FIND4S.
Ketua Program Studi Teknologi Pangan Universitas Nasional Karangturi sekaligus anggota aliansi FIND4S, Martina Widhi, menyampaikan bahwa pertemuan rutin menjadi bagian penting dalam menjaga koordinasi antarmitra agar implementasi program dapat berjalan sesuai rencana.
“Rapat rutin seperti ini menjadi ruang untuk memastikan setiap mitra memiliki pemahaman yang sama terhadap pelaksanaan program. Melalui koordinasi yang berkelanjutan, proses pengadaan peralatan laboratorium maupun persiapan kegiatan bersama dapat berjalan lebih terarah dan sesuai dengan target yang telah disepakati,” ujar Martina Widhi.
Keikutsertaan Universitas Nasional Karangturi dalam rapat rutin FIND4S menunjukkan komitmen institusi dalam mendukung implementasi program hibah internasional sekaligus memperkuat kolaborasi antarperguruan tinggi di Indonesia. Melalui sinergi yang terus dibangun, FIND4S diharapkan mampu menghasilkan berbagai capaian yang berkontribusi pada pengembangan pendidikan tinggi, khususnya dalam mendukung sistem pangan yang berkelanjutan dan berbasis data.
