Semarang, 20 Juli 2026 – Komitmen Universitas Nasional Karangturi dalam membangun ekosistem kewirausahaan berbasis industri kembali diwujudkan melalui pelaksanaan Product Pitching Program Praktik Kewirausahaan (PPK). Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi kerja sama antara Universitas Nasional Karangturi dan PT Marifood yang telah berlangsung selama satu semester. Melalui kolaborasi tersebut, mahasiswa tidak hanya belajar membangun sebuah bisnis, tetapi juga memperoleh pengalaman langsung mengenai standar pengembangan produk yang diterapkan di dunia industri.
Selama mengikuti Program Praktik Kewirausahaan, sebanyak 24 kelompok mahasiswa dibimbing untuk mengembangkan produk kuliner dengan mengombinasikan kreativitas mereka bersama berbagai produk unggulan PT Marifood, seperti Kongbap, Marioppa, Indosedap, dan produk pendukung lainnya. Pendampingan diberikan secara menyeluruh, mulai dari proses riset dan pengembangan produk (Research and Development/R&D), penyusunan konsep produk, desain kemasan, hingga strategi pemasaran digital agar produk yang dihasilkan memiliki nilai jual dan daya saing di pasaran.
Sebagai bentuk evaluasi sekaligus apresiasi atas capaian mahasiswa, Universitas Nasional Karangturi menyelenggarakan sesi Product Pitching yang mempertemukan empat kelompok dengan performa penjualan terbaik dan berhasil mengembangkan produk dengan bahan dasar produk PT Marifood yang sudah mereka pilih. Sebelumnya, setiap kelompok ditantang untuk mencapai omzet penjualan yang besar. Menariknya, keempat kelompok yang berhasil lolos ke tahap pitching mampu melampaui target tersebut, membuktikan bahwa pembelajaran berbasis praktik mampu menghasilkan pengalaman bisnis yang nyata.
Empat kelompok terbaik tersebut menghadirkan inovasi produk yang memanfaatkan bahan baku dari PT Marifood dengan pendekatan yang berbeda-beda. Kelompok Njajan mengembangkan arem-arem udang keju berbahan dasar nasi multigrain Kongbap. Kelompok Pudlova menciptakan dessert pudding dengan perpaduan cita rasa dari Indosedap dan Marioppa. Kelompok Cheesecake menghadirkan cookies keju yang dikreasikan menggunakan produk Marioppa, sementara kelompok Puffology mengembangkan produk pastry dengan memanfaatkan creamer dari Indosedap.
Tidak berhenti pada pengembangan produk, mahasiswa juga mendapatkan kesempatan berdiskusi secara langsung dengan praktisi industri mengenai potensi pengembangan usaha, strategi pemasaran, hingga peluang membawa produk mereka menuju skala bisnis yang lebih besar.

Perwakilan PT Marifood, Sebastian Gary, menyampaikan bahwa kolaborasi dengan Universitas Nasional Karangturi menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam mendukung lahirnya generasi muda yang kreatif dan siap menghadapi tantangan industri.
“Kami sangat terbuka untuk berkolaborasi dengan perguruan tinggi dalam mendukung mahasiswa mengembangkan karya-karya inovatif menggunakan produk PT Marifood. Pendampingan yang kami berikan tidak hanya sebatas penggunaan produk sebagai bahan baku, tetapi juga mencakup proses R&D, pengembangan kemasan, hingga strategi pemasaran. Harapannya, mahasiswa memperoleh pengalaman yang relevan dengan kebutuhan industri sehingga memiliki bekal untuk mengembangkan usahanya hingga ke level yang lebih profesional.”
Koordinator Kewirausahaan Universitas Nasional Karangturi, Anoki Herdian, menjelaskan bahwa Program Praktik Kewirausahaan dirancang agar mahasiswa memperoleh pengalaman yang mendekati kondisi nyata di dunia usaha.
“Kolaborasi ini merupakan wujud komitmen Universitas Nasional Karangturi dalam membangun budaya kewirausahaan yang tidak hanya berorientasi pada menghasilkan sebuah produk, tetapi juga membentuk karakter, pola pikir, dan mental seorang entrepreneur. Melalui kemitraan dengan PT Marifood, mahasiswa dapat melihat secara langsung bagaimana proses bisnis dijalankan di industri, mulai dari pengembangan produk hingga strategi pemasaran. Insight yang diberikan oleh para praktisi menjadi bekal yang sangat berharga bagi mahasiswa untuk mengembangkan bisnisnya secara berkelanjutan.”
Melalui Program Praktik Kewirausahaan, Universitas Nasional Karangturi terus mendorong lahirnya lulusan yang adaptif, inovatif, dan mampu menciptakan peluang usaha. Sinergi antara perguruan tinggi dan dunia industri ini diharapkan dapat menjadi model pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan zaman, sekaligus memperkuat kesiapan mahasiswa untuk memasuki dunia kerja maupun membangun usaha mandiri setelah menyelesaikan studi.
