Meniti karier dan mencari pengalaman baru bisa datang dari industri mana saja. Hal ini dibuktikan oleh Yosua, seorang mahasiswa jurusan Pendidikan Bahasa Inggris dari Universitas Nasional Karangturi. Baru-baru ini, Yosua telah berhasil menyelesaikan program magangnya di salah satu hotel populer di Kota Atlas, yaitu Whiz Hotel Semarang. Meskipun berlatar belakang pendidikan bahasa, Yosua berhasil menantang dirinya untuk terjun langsung ke industri hospitality dan menyerap banyak ilmu baru.
Menguasai Skill Baru di Bidang Hospitality
Selama menjalani masa magang, Yosua tidak hanya belajar teori, tetapi langsung mempraktikkan standar operasional hotel yang tinggi. Ia mendapatkan berbagai pelatihan kerja nyata yang sangat berguna untuk membentuk kedisiplinan dan profesionalisme.
Berikut adalah beberapa keterampilan utama yang didapatkan Yosua selama di Whiz Hotel Semarang:
- Tata Cara Grooming yang Benar: Belajar cara berpenampilan rapi, bersih, dan profesional sesuai dengan standar tinggi industri perhotelan.
- Teknik Greeting yang Tepat: Mengasah kemampuan komunikasi interpersonal dalam menyapa dan menyambut tamu hotel dengan ramah serta sopan.
- Clear-Up Meja Makan: Mempelajari cara membersihkan piring bekas tamu dengan benar, cepat, dan efisien tanpa mengganggu kenyamanan tamu.
- Sanitasi Peralatan Makan: Menguasai metode mencuci piring dan gelas kotor dengan benar demi menjaga higienitas dan kebersihan hotel.
- Basic Housekeeping: Memahami teknik menyapu dan mengepel lantai secara efektif untuk menjaga estetika serta kebersihan area hotel.
Lingkungan Kerja Positif yang Mendukung Proses Belajar
Selain mendapatkan hard skills, hal yang paling berkesan bagi Yosua selama magang di Whiz Hotel Semarang adalah atmosfer kerjanya yang sangat sehat. Alih-alih merasa tertekan sebagai anak magang, Yosua justru merasa sangat dirangkul oleh para senior dan staf hotel.
Mengenai kesan dan pengalamannya, Yosua mengungkapkan:
“Pengalaman positifnya menurut saya adalah orang di sini / karyawan yang berada di sini sangat ramah dan juga selalu support saya jika saya salah dalam melakukan sesuatu, dan tidak pernah menjelek-jelekkan satu sama lain baik di depan ataupun dari belakang.”
Budaya kerja yang saling mendukung (supportive environment) dan bebas dari perilaku toxic inilah yang membuat Yosua dapat belajar dengan maksimal tanpa rasa takut untuk mencoba. Ketika terjadi kesalahan, karyawan lain justru merangkul dan mengajarinya dengan sabar.
Bekal Berharga untuk Masa Depan
Pengalaman magang di Whiz Hotel Semarang ini tentu menjadi aset yang sangat berharga bagi Yosua. Meskipun mengambil jurusan Pendidikan Bahasa Inggris, keterampilan dalam berkomunikasi, melayani orang lain (customer service), serta mentalitas kerja tim yang solid akan menjadi nilai tambah (value added) yang luar biasa bagi karier Yosua di masa depan.
Bapak Eisnu selaku kepala Human Resource (HR) Whiz Hotel menyampaikan rasa terima kasih sekaligus harapan kerja sama dengan Prodi Pendidikan Bahasa Inggris, Universitas Nasional Karangturi untuk kedepannya.
“Sebuah kehormatan bagi kami telah menjadi tempat magang buat mahasiswa Karangturi. Yosua selama ini telah banyak membantu kami di bagian F & B. Semoga banyak pengalaman yang bisa dia dapatkan selama magang ini. Dia nanti juga akan mendapatkan sertifikat dari kami. Saya telah mengembangkan sebuah kurikulum khusus untuk peserta magang agar programnya lebih terstruktur dan lebih memberikan dampak terhadap peserta magang” kata Bapak Wisnu.
Selamat atas keberhasilannya menyelesaikan program magang, Yosua! Terus semangat dan sukses selalu untuk studinya di Universitas Nasional Karangturi!
