Penarikan Magang MBKM Mahasiswa Psikologi di SD PL Tarcisius Semarang: Implementasi Pembelajaran Berbasis Pengalaman di Dunia Pendidikan

Beranda > Artikel > Penarikan Magang MBKM Mahasiswa Psikologi di SD PL Tarcisius Semarang: Implementasi Pembelajaran Berbasis Pengalaman di Dunia Pendidikan

Program Studi Psikologi Universitas Nasional Karangturi Semarang (UK) melaksanakan kegiatan penarikan mahasiswa magang MBKM (Merdeka Belajar Kampus Merdeka) di SD PL Tarcisius Semarang sebagai penutup rangkaian pembelajaran lapangan yang telah berlangsung selama satu semester. Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi kurikulum MBKM yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memperoleh pengalaman belajar secara langsung di lingkungan profesional sesuai bidang keilmuan psikologi.

Program magang ini berada di bawah bimbingan dosen Program Studi Psikologi Universitas Nasional Karangturi, yaitu Ibu Menik Tetha Agustina, S.Psi., M.Psi., Psikolog selaku Dosen Pembimbing Lapangan bidang Psikologi Pendidikan, serta Ibu Showatun Amaliyah, S.Psi., M.Si. selaku Dosen Pembimbing Lapangan bidang Psikologi Perkembangan. Melalui pendampingan kedua dosen tersebut, mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk mengintegrasikan teori yang dipelajari di kelas dengan praktik nyata di lingkungan sekolah.

Kegiatan magang di SD PL Tarcisius Semarang dirancang untuk mendukung capaian pembelajaran lulusan, khususnya dalam memahami karakteristik peserta didik, dinamika perkembangan anak usia sekolah, proses pembelajaran, serta berbagai aspek psikologis yang memengaruhi keberhasilan pendidikan. Selama menjalani program magang, mahasiswa terlibat dalam kegiatan observasi, identifikasi kebutuhan peserta didik, pendampingan kegiatan sekolah, serta penyusunan program yang mendukung perkembangan akademik maupun sosial-emosional siswa.

Dalam perspektif Psikologi Pendidikan, mahasiswa belajar memahami bagaimana proses belajar berlangsung, faktor-faktor yang memengaruhi motivasi belajar, pengelolaan kelas, hingga strategi untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif. Sementara itu, dari perspektif Psikologi Perkembangan, mahasiswa memperoleh pengalaman dalam mengamati tahapan perkembangan kognitif, sosial, emosional, dan moral anak usia sekolah dasar sehingga mampu memahami kebutuhan perkembangan peserta didik secara lebih komprehensif.

Kurikulum Magang MBKM yang diterapkan Program Studi Psikologi Universitas Nasional Karangturi menekankan pentingnya pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning). Mahasiswa tidak hanya dituntut menguasai konsep dan teori psikologi, tetapi juga mengembangkan keterampilan profesional seperti komunikasi interpersonal, observasi perilaku, penyusunan laporan psikologis, kerja sama tim, serta kemampuan problem solving dalam konteks nyata.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk membangun kompetensi sebagai calon sarjana psikologi yang adaptif, profesional, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja maupun kebutuhan masyarakat. Pengalaman belajar langsung di institusi pendidikan menjadi salah satu bentuk nyata komitmen Program Studi Psikologi Universitas Nasional Karangturi Semarang dalam menghasilkan lulusan yang memiliki keseimbangan antara kemampuan akademik dan keterampilan praktis.

Program Studi Psikologi Universitas Nasional Karangturi Semarang menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada keluarga besar SD PL Tarcisius Semarang atas kerja sama, dukungan, dan kesempatan yang diberikan kepada mahasiswa selama menjalani program magang. Sinergi antara perguruan tinggi dan institusi pendidikan ini diharapkan dapat terus berlanjut sebagai upaya bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia.

Kuliah Psikologi Tidak Hanya Belajar Teori

Di Program Studi Psikologi Universitas Nasional Karangturi Semarang, mahasiswa mendapatkan kesempatan belajar langsung melalui berbagai program MBKM, magang profesional, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan kolaborasi dengan berbagai institusi pendidikan, industri, serta komunitas.

Psikologi UK hadir untuk mencetak lulusan yang memahami manusia, mampu memberikan solusi, dan siap memberikan dampak positif bagi masyarakat.