Membentuk Talenta Digital Berdaya Saing Global: Mahasiswa Manajemen Universitas Karangturi Mengimplementasikan Ilmu melalui Magang Industri di Paritama Landscape Architecture

Beranda > Artikel > Membentuk Talenta Digital Berdaya Saing Global: Mahasiswa Manajemen Universitas Karangturi Mengimplementasikan Ilmu melalui Magang Industri di Paritama Landscape Architecture

Di era transformasi digital yang semakin pesat, mahasiswa tidak hanya dituntut menguasai teori di dalam kelas, tetapi juga harus mampu mengimplementasikan ilmu yang dimiliki melalui pengalaman nyata di dunia industri. Hal inilah yang dilakukan oleh dua mahasiswa Program Studi Manajemen Universitas Karangturi Semarang, Anis Siti Syaharani dan Wilbert Giovano Wilijanto Hariono, yang saat ini menjalani program magang industri di Paritama Landscape Architecture, sebuah perusahaan jasa tukang taman profesional yang berlokasi di Gedawang, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang, Jawa Tengah dan sudah ada sejak 1986.

Paritama Landscape Architecture merupakan perusahaan yang bergerak di bidang perancangan dan pembangunan lanskap serta taman profesional dengan berbagai proyek berskala besar yang telah berhasil dikerjakan. Salah satu proyek terbaru yang menjadi perhatian adalah pengerjaan lanskap di Mall 23 Semarang, yang menunjukkan kredibilitas perusahaan dalam menangani proyek komersial maupun residensial.

Dalam program magang ini, Anis dan Wilbert ditempatkan pada divisi Digital Marketing, sebuah bidang yang sangat relevan dengan perkembangan dunia bisnis modern. Tidak hanya berfokus pada pembuatan desain visual dan pengelolaan media sosial, keduanya juga mendapatkan pengalaman langsung dalam membangun strategi komunikasi pemasaran digital, pengelolaan konten, serta memahami bagaimana sebuah perusahaan membangun citra dan hubungan dengan pelanggan melalui platform digital.

Menariknya, pengalaman magang yang mereka jalani tidak terbatas pada aktivitas di balik layar. Anis dan Wilbert turut terjun langsung ke berbagai lokasi proyek untuk melakukan pengambilan konten dan dokumentasi lapangan. Pengalaman ini memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai proses bisnis perusahaan, mulai dari pelaksanaan proyek hingga bagaimana hasil pekerjaan tersebut dikomunikasikan kepada masyarakat melalui media digital.

Menurut Anis dan Wilbert, ilmu yang diperoleh selama perkuliahan di Program Studi Manajemen menjadi fondasi yang sangat membantu dalam menjalankan tugas magang. Materi mengenai pemasaran, komunikasi bisnis, manajemen strategi, hingga perilaku konsumen memberikan bekal yang kuat ketika menghadapi situasi nyata di dunia kerja. Mereka merasakan bahwa teori yang dipelajari di kampus tidak hanya menjadi pengetahuan akademik semata, tetapi juga dapat diterapkan secara langsung dalam aktivitas profesional sehari-hari.

Selain mendapatkan pengalaman praktik, keduanya juga dibiasakan untuk memberikan pelaporan kinerja selama menjalani program magang. Kegiatan ini melatih kemampuan pelaporan, serta tanggung jawab profesional yang menjadi salah satu kompetensi penting dalam dunia kerja.

Program magang ini dilaksanakan di bawah bimbingan dosen Program Studi Manajemen Universitas Karangturi, yaitu Ibu Florentina Ajeng Tiya Pratiwi, S.E., M.M. selaku dosen pembimbing Wilbert Giovano Wilijanto Hariono dan Ibu Dian Prasetyo Widyaningtyas, S.E., M.M. yang senantiasa memberikan arahan, motivasi, serta dukungan kepada mahasiswa agar mampu mengasah dan menerapkan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan. Kedua dosen pembimbing meyakini bahwa keterlibatan mahasiswa dalam dunia industri digital merupakan langkah strategis untuk mempersiapkan lulusan yang adaptif, kompeten, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja yang semakin dinamis.

Tidak hanya mendapatkan pendampingan dari pihak kampus, pelaksanaan magang di Paritama Landscape Architecture juga diawasi dan dikontrol secara langsung oleh Supervisor dan Human Resource Development (HRD) perusahaan. Sistem pendampingan ini memastikan mahasiswa memperoleh pengalaman belajar yang optimal sekaligus memahami standar profesional yang berlaku di lingkungan kerja.

Melalui pengalaman magang ini, Anis dan Wilbert membuktikan bahwa mahasiswa manajemen memiliki peluang yang sangat luas untuk berkarier di bidang digital marketing. Kemampuan berpikir strategis, analitis, komunikasi, serta pemahaman terhadap perilaku konsumen menjadi modal penting yang dapat dikembangkan melalui pengalaman industri.

Program magang menjadi jembatan yang menghubungkan dunia akademik dengan kebutuhan industri. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital, pengalaman praktik seperti ini menjadi bekal berharga bagi mahasiswa untuk meningkatkan kompetensi, memperluas wawasan, serta membangun kesiapan menghadapi dunia kerja yang sesungguhnya. Dengan semangat belajar dan keberanian untuk terjun langsung ke lapangan, mahasiswa tidak hanya menjadi pencari kerja di masa depan, tetapi juga berpotensi menjadi inovator dan pemimpin yang mampu menciptakan nilai melalui transformasi digital.

“Magang bukan sekadar memenuhi kewajiban akademik, melainkan kesempatan emas untuk belajar, beradaptasi, dan membangun kompetensi yang relevan dengan kebutuhan industri masa kini dan masa depan.”