Analisis Hubungan Penulisan Diagnosis Dokter Terhadap Penyelesaian Kegiatan Kodifikasi Rekam Medis Rawat Jalan Di Rumah Sakit X
DOI:
https://doi.org/10.53416/xa5spy27Keywords:
Diagnosis, Kodifikasi, Rekam Medis, Terminologi MedisAbstract
Penulisan diagnosis oleh dokter merupakan unsur penting dalam catatan medis yang menjadi dasar proses pengkodean. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara penulisan diagnosis oleh dokter dan penyelesaian pengkodean catatan medis rawat jalan. Metode penelitian menggunakan korelasi dengan desain retrospektif, dengan instrumen daftar periksa untuk pengumpulan data. Sampel terdiri dari 100 catatan medis rawat jalan dari Desember 2023 hingga Februari 2024. Analisis data menggunakan uji statistik Kendall's tau untuk menunjukkan hubungan yang signifikan antara penulisan diagnosis dan penyelesaian pengkodean catatan medis rawat jalan (p<0.05). Hasil menunjukkan nilai signifikansi <0.001 dan rasio peluang 66,7. Hal ini berarti penulisan diagnosis oleh dokter dapat mempengaruhi penyelesaian pengkodean hingga 66,7 kali lipat. Faktor lain yang dapat mempengaruhi penyelesaian pengkodean adalah beban kerja petugas rekam medis dan diagnosis yang kosong atau tidak diisi pada kolom diagnosis di sistem. Disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara penulisan diagnosis oleh dokter dan penyelesaian pengkodean rekam medis rawat jalan. Rekomendasi dari studi ini meliputi pengecekan ulang hasil pemeriksaan oleh petugas pengkodean, standarisasi penulisan diagnosis sesuai dengan terminologi medis seperti ICD-10 dan SNOMED-CT, serta evaluasi rutin akurasi penulisan diagnosis, SPO, dan buku singkatan diagnosis standar
References
1.Gunarti R. Rekam Medis & Informasi Kesehatan. 1st ed. Thema Publishing; 2019.
2.Wirajaya MK, Nuraini N. Faktor-faktor yang mempengaruhi ketidaklengkapan rekam medis pasien pada rumah sakit di Indonesia. J Manaj Inf Kesehat Indones. 2019;7(2):165. doi:10.33560/jmiki.v7i2.225
3.Agustine DM, Pratiwi RD. Hubungan ketepatan terminologi medis dengan keakuratan kode diagnosis rawat jalan oleh petugas kesehatan di Puskesmas Bambanglipuro Bantul. J Kesehat Vokasional. 2017;2(1):113. doi:10.22146/jkesvo.30315
4.Pratama BA. Hubungan ketepatan terminologi medis terhadap keakuratan kode diagnosis pasien rujukan berdasarkan ICD-10 di Puskesmas Baki Sukoharjo triwulan IV tahun 2019. Indones J Med Sci. 2020;7(2):104-108. Available from: http://www.ejournal.ijmsbm.org/index.php/ijms/article/download/229/222
5.Rahmawati EN, Utami TD. Hubungan ketepatan penulisan terminologi medis terhadap keakuratan kode pada sistem cardiovascular di Rumah Sakit Panti Waluyo Surakarta. J Manaj Inf Kesehat Indones. 2020;8(2):101. Available from: https://jmiki.aptirmik.or.id/jmiki/article/view/251
6.Feorentina L, Ulfa HM. Hubungan ketepatan terminologi medis dengan keakuratan kode diagnosis rawat jalan di Rumah Sakit “X” Pekanbaru tahun 2020. J Hosp Manag Health Sci. 2020;1(2):35-39. doi:10.55583/jhmhs.v1i02.70
7.Agustine DM, Pratiwi RD. Hubungan ketepatan terminologi medis dengan keakuratan kode diagnosis rawat jalan oleh petugas kesehatan di Puskesmas Bambanglipuro Bantul. J Kesehat Vokasional. 2017;2(1):113. doi:10.22146/jkesvo.30315
8.Maryati W, Rahayuningrum IO, Sari NP. Dampak beban kerja coder yang tinggi terhadap ketidakakuratan kode diagnosis. J Manaj Inf Kesehat Indones. 2020;8(1):49. doi:10.33560/jmiki.v8i1.252
9.Octaria H, W, Kristijono A, S. Hubungan beban kerja coder dengan keakuratan kode diagnosa pasien rawat inap di Rumah Sakit Syafira Pekanbaru. J Manaj Inf Kesehat Indones. 2017;5(1):92. doi:10.33560/jmiki.v5i1.155
10.Suryandari ESDH, Rahmadhani RN, Pitoyo AZ, Sangkot HS, Wijaya A. Hubungan ketepatan penulisan diagnosis penyakit dengan keakuratan kode diagnosis pada pasien rawat inap di rumah sakit. J Manaj Kesehat Indones. 2023;11(3):249-259. doi:10.14710/jmki.11.3.2023.249-250
11.Chusnawati AD, Sudra RI, Wujoso H. Tinjauan kesesuaian penggunaan terminologi medis pada penulisan diagnosis di Medical Center UNS bulan Februari 2013. Rekam Medis. 2013;7(1):13-20.
12.Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia tentang Pedoman Pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Masyarakat. Berita Negara Republik Indonesia; 2012.
13.Abiyasa MT, Ernawati D, Kresnowati L. Hubungan antara spesifitas penulisan diagnosis terhadap akurasi kode pada RM 1 dokumen rawat inap Rumah Sakit Bhayangkara Semarang. Visikes. 2012;11(2).
14.Widyaningrum L. Hubungan ketepatan penulisan informasi diagnosis dengan keakuratan kode diagnosis kasus obstetry di Rumah Sakit Umi Barokah Boyolali. In: Prosiding Seminar Rekam Medis dan Manajemen Informasi Kesehatan; 2017.
15.Puspaningtyas CA, Sangkot HS, Akbar PS, Dewi ES, Wijaya A. Analisis hubungan ketepatan penulisan diagnosis dengan keakuratan kode diagnosis pada kasus obstetri dan ginekologi di Rumah Sakit Tk. IV DKT Kediri. J Rekam Medik Manaj Inf Kesehat. 2022;1(2):104-110. doi:10.47134/rmik.v1i2.22
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Rekam Medis & Manajemen Infomasi Kesehatan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.









