PEMANFAATAN TEPUNG AGAR SEBAGAI PEMBUNGKUS PROTEIN IKAN PADA TEMPE
DOI:
https://doi.org/10.53416/stmj.v1i2.36Keywords:
tempe, tepung agar, ikan, proteinAbstract
Tempe merupakan makanan asli Indonesia yang menjadi salah sumber protein nabati. Tempe dibuat dari fermentasi kacang kedelai menggunakan khamir Rhizous sp. Proses fermentasi ini dapat membuat tempe menjadi pangan fungsional karena protein pada kacang kedelai dirubah menjadi protein terlarut yang lebih sederhana dan mudah dicerna. Tempe banyak dikonsumsi msyarakat Indonesia karena harganya yang sangat terjangkau. Sebagai sumber protein dengan harga terjangkau, tempe memiliki kandungan protein lebih rendah dari pada ikan dan daging. Penambahan protein pada tempe sudah banyak diteliti, salah satunya dengan menambahkan tepung ikan pada proses pembuatan tempe. Namun penambahan protein ini dapat menurunkan kualitas tempe. Penurunan kualitas ini disebabkan karena khamir dapat tumbuh dengan sangat cepat sehingga mempercepat tempe menjadi busuk. Pada penelitian ini, tepung agar dari alga merah akan diaplikasikan sebagai pembungkus tepung ikan untuk menambah protein pada tempe. Tepung ikan yang dibungkus dengan tepung agar dalam bentuk boba dapat menjaga proteinnya tidak terdegradasi oleh khamir tempe. Hal ini ditunjukan dari data uji protein antara tempe tanpa boba ikan dan tempe boba ikan. Data uji protein menunjukan tidak adanya peningkatan protein terlalut selama masa fermentasi kedelai antara tempe boba ikan dan kontrol. Di sisi lain, data spectra inframerah dekat menunjukan bahwa penambahan tepung agar sebagai pembungkus tepung ikan tidak merubah karakter kimia pada tepung ikan. Kemampuan tepung agar dalam menjaga protein ikan agar tidak terdegradasi ini disebabkan karena tidak adanya enzime agarose pada tempe.
References
Abrian, S., & Maulid, D.Y. (2020). Analisis Proximat dan Logam Berat pada Tempe dan Penambahan Tepung Ikan. Marine and Fisheries Science Technology Journal, 1(2): 83-89.
Argudo, P.G., Guzmán, E., Lucia, A., Rubio, R.G., & Ortega, F. (2018). Preparation and Application in Drug Storage and Delivery of Agarose Nanoparticles. International Journal of Polymer Science, 2018. https://doi.org/10.1155/2018/7823587.
Awadhiya, A., Tyeb, S., Rathore, K. and Verma, V. (2017). Agarose bioplastic‐based drug delivery system for surgical and wound dressings. Engineering Life Science, 17: 204-214.
Badan Standarisasi Nasional. (2018). Tempe: Persembahan Indonesia untuk Dunia. Geotechnical Special Publication. https://doi.org/10.1061/9780784481608.002
Darajat, D. P., Susanto, W. H., & Purwantiningrum, I. (2014). Pengaruh Umur Fermentasi Tempe dan Proporsi Dekstrin Terhadap Kualitas Susu Tempe Bubuk. Jurnal Pangan Dan Agroindustri, 2(1), 47–53.
Handoyo, T. & Morita, N. (2006). Structural and Functional Properties of Fermented Soybean (Tempeh) by Using Rhizopus oligosporus. International Journal of Food Properties, 9(2): 347-355.
Kuligowski, M., Pawłowska, K., Jasińska-Kuligowska, I., & Nowak, J. (2017). Isoflavone composition, polyphenols content and antioxidative activity of soybean seeds during tempeh fermentation. Journal of Food, 15:1, 27-33
Nogueira, L.F.B., Maniglia B.C., Pereira, L.S., Tapia-Blácido, D.R., & Ramos, A.P. (2016). Formation of carrageenan-CaCO3 bioactive membranes. Materials Science and Engineering, 58: 1-6.
Putri, N.P., Dewi, L., Mahardika, A. (2020). Penambahan putih telur sebagai peningkat protein pada tempe kedelai. Edubiotik: Jurnal Pendidikan, Biologi Dan Terapan, 5(02). https://doi.org/10.33503/ebio.v5i02.768.
Sanz-Pintos, N., Pérez-Jiménez, J., Buschmann, A.H., Vergara-Salinas, J.R., Pérez-Correa, J.R. and Saura-Calixto, F. (2017), Macromolecular Antioxidants and Dietary Fiber in Edible Seaweeds. Journal of Food Science, 82: 289-295. https://doi.org/10.1111/1750-3841.13592
Sari, D.A., & Hadianto. (2013). Teknologi dan Metode Penyimpanan Makanan Sebagai Upaya Memperpanjang Shelf Life. Jurnal Aplikasi Teknologi Pangan, 2(2) 52-59.
Saxena, A., Tahir, A., Kaloti, M., Ali, J., & Bohidar, H. B. (2011). Effect of agar-gelatin compositions on the release of salbutamol tablets. International journal of pharmaceutical investigation, 1(2), 93–98.
Subagyo W.C., Suwiti, N. K., Suarsana, I.N. (2015). Karakteristik Protein Daging Sapi Bali Dan Wagyu Setelah Direbus. Buletin Veteriner Udayana, 7(1):17-25.
Varshosaz, J., Zaki, M. R., Minaiyan, M., & Banoozadeh, J. (2015). Preparation, Optimization, and Screening of the Effect of Processing Variables on Agar Nanospheres Loaded with Bupropion HCl by a D-Optimal Design. BioMed research international, 2015, 571816.
Yuliani, N., Maulinda, N., & Sutamihardja, R. T. M. (2012). ANALISIS Proksimat Dan Kekuatan Gel Agar – Agar Dari Rumput Laut Kering Pada Beberapa Pasar Tradisional. Jurnal Sains Natural Universitas Nusa Bangsa, 2 (2): 101 – 115.
Yuliastuti, B.E.M., Dewi, L., & Sucahyo. (2019). Perbandingan Kualitas Tempe Ikan Nila Segar Dan Tempe Ikan Nila Simpan Beku. Bioma, 8(1): 248-264.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2021 Anggara Mahardika, Lusiawati Dewi, Dhanang Puspita, Ferdy F Rondonuwu

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






