FORMULASI BERAS ANALOG YANG TINGGI SERAT DAN PROTEIN UNTUK ANAK STUNTING
ANALOG RICE FORMULATION THAT IS HIGH IN FIBER AND PROTEIN FOR STUNTING CHILDREN
DOI:
https://doi.org/10.53416/stmj.v4i1.202Keywords:
Analog Rice; Fiber; Protein; StuntingAbstract
Indonesia merupakan negara yang kaya akan sumber daya alam, beberapa diantaranya yaitu ubi-ubian dan juga kacang-kacangan. Anak-anak yang terkena stunting memerlukan asupan gizi tambahan khususnya protein dan serat. Beberapa jenis ubi-ubian dan kacang-kacangan memiliki kadar protein dan serat yang cukup tinggi dan dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku beras analog. Tujuan dari penelitian ini untuk membuat formulasi beras analog yang tinggi serat dan protein untuk anak stunting. Metode penelitian yang digunakan terbagi menjadi pembuatan tepung ubi ungu, pembuatan tepung kelor, pembuatan beras analog, perhitungan kadar lemak, serat, protein, dan karbohidrat menggunakan data sekunder, dan uji organoleptik. Ada tiga formulasi beras analog yaitu kuning, hijau, dan ungu. Formulasi hijau merupakan beras analog yang memiliki kandungan gizi paling tinggi. Sedangkan formulasi kuning merupakan beras analog yang paling baik dalam aspek aroma, rasa, tekstur, dan warna.
References
Budijanto, S., Andri, Y. I., Faridah, D. N., & Noviasari, S. (2017). Karakterisasi Kimia dan Efek Hipoglikemik Beras Analog Berbahan Dasar Jagung, Sorgum, dan Sagu Aren. Jurnal Agritech. 37 (4): 402-409.
Chelliah, R., Ramakrishnan, S., & Antony, U. (2017). Nutritional Quality of Moringa oleifera For Its Bioactivity and Antibacterial Properties. International Food Research Journal. 24 (2): 825-833.
Djami, S. A. (2007). Prospek Pemasaran Tepung Ubi Jalar Ditinjau dari Potensi Permintaan Industri Kecil di Wilayah Bogor. Bogor: IPB Press.
Jannah, M., Tamrin, Sugianti, C., & Warji. (2015). Berbahan Baku Tepung Singkong Yang Diperkaya Dengan Protein Udang. Jurnal Teknik Pertanian Lampung. 4 (1): 51–56.
Kaemba, A., Suryanto, E., & Mamuaja, C. F. (2017). Karakteristik Fisiko-Kimia dan Aktivitas Antioksidan Beras Analog Dari Sagu Baruk (Arenga microcarpha) dan Ubi Jalar Ungu (Ipomea batatas L. Poiret). Jurnal Ilmu dan Teknologi Pangan. 5 (1): 1-8.
Kementerian Kesehatan RI. (2016). Situasi Balita Pendek di Indonesia. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Kementerian Kesehatan RI. (2019). Permenkes Nomor 28 Tahun 2019 tentang Angka Kecukupan Gizi yang Dianjurkan untuk Masyarakat Indonesia. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Martiyanti, M. A. A., & Vita, V. V. (2018). Sifat Organoleptik Mi Instan Tepung Ubi Jalar Putih Penambahan Tepung Daun Kelor. Jurnal Teknologi Pangan. 1 (1): 1-13.
Rahmi, Y., Wani, Y. A., Kusuma, T. S., Yuliani, S. C., Rafidah, G., & Azizah, T. A. (2019). Profil Mutu Gizi, Fisik, dan Organoleptik Mie Basah dengan Tepung Daun Kelor (Moringa oleifera). Indonesian Journal of Human Nutrition. 6 (1): 10-21.
Ruswati, Leksono, A. W., Prameswary, D. K., dkk., (2021). Risiko Penyebab Kejadian Stunting pada Anak. Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat. 1 (2): 34-38.
Sankhalkar, S., & Vernekar, V. (2016). Quantitative and Qualitative Analysis of Phenolic and Flavonoid Content in Moringa oleifera Lam and Ocimum tenuiflorum L. Pharmacognosy Research. 8 (1): 16-21.
Sasmita, L. C. 2021. Pencegahan Masalah Stunting Balita dengan Program Mayang-Wati. Jurnal Layanan Masyarakat. 5 (1): 140-150.
Shinta, A. (2010). Identifikasi Angka Kecukupan Gizi dan Strategi Peningkatan Gizi Keluarga di Kota Probolinggo (Studi Kasus di Kecamatan Kedopok dan Mayangan). Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis. 7 (1): 1-5.
Winarti, S., Djajati, S., Hidayat, R., & Jilian, L. (2018). Karakteristik dan Aktivitas Antioksidan Beras Analog dari Tepung Komposit (Gadung, Jagung, Mocaf) dengan Penambahan Pewarna Angkak. Jurnal Reka Pangan. 12 (1): 27-4.
Zaddana, C., Amalia, D., Rusli, Z., & Wahyuningrum, C. (2022). Kandungan Serat dan Zat Besi Biskuit Tepung Beras Merah (Oryza nivara) dan Tepung Daun Kelor (Moringa oleifera). Jurnal Amerta Nutrition. 6 (1): 71-78.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Science Technology and Management Journal

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






