Analisis Akreditasi Puskesmas Berdasarkan Predikat dan Kemampuan Pelayanan di Provinsi Gorontalo Tahun 2023–2024
DOI:
https://doi.org/10.53416/jurmik.v5i2.420Keywords:
akreditasi, Puskesmas, mupu pelayanan kesehatanAbstract
Kebijakan akreditasi fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama berperan penting dalam menjamin pemerataan mutu pelayanan kesehatan masyarakat. Setiap Puskesmas di Indonesia wajib mengikuti proses akreditasi sejak diberlakukannya kebijakan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 46 Tahun 2015, fasilitas kesehatan termasuk Puskesmas diwajibkan untuk melaksanakan akreditasi. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan status akreditasi Puskesmas di Provinsi Gorontalo. Penelitian menggunakan data sekunder berupa dokumen hasil akreditasi yang diterbitkan oleh Komisi Akreditasi Kesehatan Pratama (KAKP), yang mencakup data akreditasi Puskesmas di Provinsi Gorontalo pada periode 2023–2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar Puskesmas telah terakreditasi, yaitu sebanyak 92 Puskesmas (97%). Berdasarkan predikat akreditasi, mayoritas Puskesmas berada pada predikat Madya sebanyak 50 Puskesmas (53%). Ditinjau dari kemampuan pelayanan, sebanyak 69 Puskesmas belum memiliki layanan rawat inap. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kebijakan akreditasi fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama telah terlaksana secara menyeluruh, yang ditunjukkan oleh tingginya capaian akreditasi Puskesmas. Namun demikian, kualitas layanan masih didominasi oleh predikat Dasar dan Madya, sehingga diperlukan upaya peningkatan mutu secara berkelanjutan untuk mencapai standar Utama dan Paripurna. Selain itu, dominasi Puskesmas non rawat inap mencerminkan fokus pelayanan pada upaya kesehatan primer dan preventif. Oleh karena itu, optimalisasi peran Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota dalam pendampingan dan pembinaan akreditasi menjadi sangat penting.
References
JUnaidar J, Hidayat M, Rani HA YM. Hubungan capaian program gizi dengan tingkat akreditasi puskesmas di Aceh. AcTion Aceh Nutr J. 2020;5(2):105–10.
Prapitasari R JN. Konsep Dasar Mutu Pelayanan Kesehatan. Jawa Barat: Abimata;, CV. Adanu; 2020.
Siswantoro H, Siswoyo H, Nurhayati N, Tie D, Afrilia AR HA. Pengembangan Indeks Mutu Pelayanan Kesehatan Puskesmas. Media Penelit dan Pengemb Kesehat. 2019;29(3):269–84.
Kemenkes RI. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 34 Tahun 2022 Tentang Akreditasi Pusat Kesehatan Masyarakat, Klinik, Laboratorium Kesehatan, Unit Transfusi Darah, Tempat Praktik Mandiri Dokter, Dan Tempat Praktik Mandiri Dokter Gigi.”. 2022 p. 1–16.
Kemenkes RI. PMK No. 46 Ttg Akreditasi Puskesmas, Klinik Pratama, Tempat Praktik Mandiri Dokter Dan Dokter Gigi.
Trisna INP and Raharjo BB. Status akreditasi Puskesmas dengan tingkat kepuasan pasien. HIGEIA (Journal Public Heal Res Dev. 2019;3(2):324–36.
Phonna, C. D., Sari, D. R., Nuryanti, A., & Karo DB. Persepsi Perawat Tentang Dampak Akreditasi Terhadap Mutu Pelayanan Kesehatan. J Hosp Accredit [Internet]. 2021;3(2):79–83. Available from:
Dawanson, & Arifin J. Analiaia Perbedaan Kualitas Pelayanan Sebelum dan Sesudah Akreditasi di UPTD Puskesmas Telang Siong Kecamatan Paju Epat Kabupaten Barito Timur. J Adm Publik Dan Adm Bisnis, 4, 10. 2021;4:1029–40.
Kanti Podder S. Impact Of Service Quality On Customer Satisfaction With Reference To NABH Accredited Hospitals. J Surv Fish Sci. 2023;10(1s).
Marlina, S., Silalahi, N., Dwi Insani, S., & Novitatarigan H. HUBUNGAN STATUS AKREDITASI PUSKESMAS DENGAN MUTU PELAYANAN DI KABUPATEN SIMALUNGUN. J Penelit Keperawatan Med. 2019;2(2).
Ridwan A. Mutu Layanan Kesehatan dalam Perspektif Implementasi JKN di Rumah Sakit Chasan Boesoirie Ternate. Sci J Multi Discip Sci [Internet]. 2022;1(1):1–16. Available from: https://doi.org/10.62394/scientia.v1i1.1
Tawalujan TW KG and MF. Hubungan antara status akreditasi Puskesmas dengan tingkat kepuasan pasien di Kota Manado. Kesmas. 2019;7(5):1–11.
Sonya Marsela Pieta Duha, Chrismis Novalinda Ginting ANN. MUTU PELAYANAN PUSKESMAS DENGAN STATUS AKREDITASI DI PUSKESMAS. J Telenursing. 2024;6(2).
Nurmalina, adolf hadiyati. Dampak positif akreditassi puskesmas untuk meningkatkan kualitas SDM. J Manajeman dan Bisnis Ter. 2023;5(2):90–6.
Singh SR LJ and OJ. The cost of providing the foundational public health services in Ohio. J Public Heal Manag Pract. 2021;27(5):492–500.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Rekam Medis & Manajemen Infomasi Kesehatan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.











