Analisis Pelaksanaan Pos Upaya Kesehatan Kerja di Sektor Informal: Literature Review

Authors

  • Aerrosa Murenda Mayadilanuari Universitas Nasional Karangturi
  • Silvia Nurvita Universitas Nasional Karangturi
  • Viny Natalia Dewi Universitas Nasional Karangturi
  • Dhieo Kurniawan Universitas Airlangga

DOI:

https://doi.org/10.53416/jurmik.v5i1.234

Abstract

Indonesia merupakan negara industri dengan jumlah tenaga kerja di sektor informal lebih banyak daripada tenaga kerja di sektor formal. Pekerja di sektor informal rentan mengalami kecelakaan kerja maupun penyakit akibat kerja. Hal ini diperparah dengan tidak adanya akses jaminan sosial bagi mereka. Sehingga diperlukan pelaksanaan Pos Upaya Kesehatan Kerja (Pos UKK) secara maksimal bagi pekerja di sektor informal. Pos UKK adalah wadah sebagai upaya kesehatan berbasis masyarakat pada pekerja sektor informal yang dikelola dan diselenggarakan dari, oleh, untuk dan bersama masyarakat pekerja melalui pemberian pelayanan kesehatan dengan pendekatan utama promotif dan preventif, disertai kuratif dan rehabilitatif sederhana atau terbatas. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pelaksanaan pos UKK dalam mencegah kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja bagi pekerja di sektor informal. Penelitian ini menggunakan metode tinjauan artikel dengan menganalisis hasil penelitian terdahulu. Dalam pengumpulan artikel menggunakan metode Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-analysis (PRISMA). Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah hingga saat ini belum banyak pemilik usaha sektor informal yang memiliki pos UKK. Hanya beberapa sektor informal yang sudah memiliki pos UKK, namun dalam pelaksanaan pos UKK yang ada di beberapa wilayah di Indonesia masih belum berjalan secara maksimal. Perlu adanya kerjasama antara pemerintah, puskesmas, dan pemilik usaha sektor informal dalam pembentukan dan pelaksanaan pos UKK yang baik dan terintegrasi. Sehingga resiko penyakit akibat kerja dan kecelakaan kerja pada pekerja di sektor informal dapat dicegah serta produktivitas kerja meningkat.

References

Chrismardani Y-, Satriawan B. Tenaga Kerja Sektor Formal dan Informal di Kabupaten Bangkalan. 2018. 2018;13(1):9.

BPS Indonesia 2023 [Internet]. 2023 [cited 18 Februari 2024]. Available from: https://www.bps.go.id/id/publication/2023/02/28/18018f9896f09f03580a614b/statistik-indonesia-2023.html.

Kecelakaan Kerja dan Penyakit Akibat Kerja s.d. Semester I Tahun 2023 [Internet]. 2023 [cited 18 Februari 2024]. Available from: https://satudata.kemnaker.go.id/data/kumpulan-data/1388.

Kalalo SY. Hubungan Antara Pengetahuan dan Sikap Tentang K3 dengan Kejadian Kecelakaan Kerja pada Kelompok Nelayan di Desa Belang Kecamatan Belang Kabupaten Minahasa Tenggara. Pharmacon. 2016;5(1).

Soewartoyo S, Triyono T. Kendala Kepesertaan Program Jaminan Sosial terhadap Pekerja di Sektor Informal: Studi Kasus di Kota Surabaya. Jurnal Hukum Prioris. 2013;3(3).

Ratnasari AV, Cahyani MT. Analisis Risiko Kejadian Kecelakaan Kerja Pada Petani Tambak di salah satu Pos UKK Kalitengah Kabupaten Lamongan. Indonesian Journal of Health Community. 2021(2):67-73%V 2.

Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 100 Tahun 2015 Tentang Pos Upaya Kesehatan Kerja Terintegrasi, (2015).

Widayati A. Perilaku kesehatan (health behavior): aplikasi teori perilaku untuk promosi kesehatan. Yogyakarta: Sanata Sharma University; 2020.

Asri S. Pengembangan Sumberdaya Manusia dalam Meningkatkan Kualitas Pelayanan dan Kepuasan Pelanggan (Studi pada Aparatur Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur). Jurnal Aplikasi Manajemen. 2015;13(4):662-72.

Kurnia W. Pelatihan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Pertanian di Desa Antapan, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan. Jurnal Widya Laksana. 2016;5(1).

Agustin H, Arianto ME, Rifai M. Implementation of Integrative Basic Occupational Health and Safety at Kasongan, a Tourism Village in Yogyakarta Province. Jurnal kesehatan komunitas (Journal of community health). 2024;9(3):637-47.

Garrido MA, Encina V, Solis-Soto MT, Parra M, Bauleo MF, Meneses C, et al. Courses on Basic Occupational Safety and Health: A Train-the-Trainer Educational Program for Rural Areas of Latin America. International Journal of Environmental Research and Public Health. 2020;17(6):1842.

Khairani R. Kepuasan Nelayan Terhadap Mutu Pelayanan Pos Upaya Kesehatan Kerja Di Pos UKK Nelayan Belawan Tahun 2019: Universitas Sumatera Utara; 2019.

Putri AA. Upaya Pembentukan Pos Upaya Kesehatan Kerja Terintegrasi Wilayah Kerja Puskesmas. HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development). 2020;4(Special 1):170-80.

Wahyuni NFQ. Program Upaya Kesehatan Kerja pada Sektor Informal. HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development). 2020;4(Special 1):101-11.

Fitriyani RU. Penilaian Kinerja Pos Upaya Kesehatan Kerja di Wilayah Kerja Puskesmas Kecamatan Dawe Kabupaten Kudus Tahun 2019. HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development). 2020;4(1):112-21.

Pradana B, Tongko M, Dwicahya B. Gambaran Penerapan Program Pos Upaya Kesehatan Kerja (UKK) pada Pekerja Sektor Informal di Kabupaten Banggai: Description of the Implementation of the Occupational Health Effort Post Program (UKK) for Informal Sector Workers in Banggai Regency. Buletin Kesehatan Mahasiswa. 2023;1(3):101-9.

Miftahul KN. Evaluasi Upaya Kesehatan Kerja di Wilayah Kerja Puskesmas Bukit Surungan Kota Padang Panjang Tahun 2021: Universitas Andalas; 2021.

Priyandi R. Pemetaan potensi pembentukan pos upaya kesehatan kerja terintegrasi di wilayah puskesmas jurang mangu kota tangerang selatan tahun 2017: UIN Syarif Hidayatullah Jakarta: Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, 2017; 2017.

Downloads

Published

2025-06-28

How to Cite

Mayadilanuari, A. M., Nurvita, S., Dewi, V. N., & Kurniawan, D. (2025). Analisis Pelaksanaan Pos Upaya Kesehatan Kerja di Sektor Informal: Literature Review. Jurnal Rekam Medis & Manajemen Infomasi Kesehatan, 5(1), 1–5. https://doi.org/10.53416/jurmik.v5i1.234

Issue

Section

Articles