Harmonisasi EVIKA dan METT terhadap IUCN Green List Menuju Efektivitas Pengelolaan Kawasan Konservasi Laut Berstandar Internasional
DOI:
https://doi.org/10.53416/stmj.v4i2.235Keywords:
EVIKA; METT; IUCN Green List; Marine Conservation.Abstract
Abstrak
___________________________________________________________________
Dua metode yang digunakan dalam pengukuran efektivitas pengelolaan kawasan konservasi di Indonesia, yakni metode METT dan EVIKA. METT adalah metode penilaian efektivitas pengelolaan kawasan konservasi di Indonesia menggunakan sistem Score Card oleh KLHK. Sementara EVIKA adalah metode penilaian yang digunakan oleh KKP menggunakan prinsip pengelolaan adaptif. Terdapatnya perbedaan kriteria hasil pada kedua penilaian, sehingga memerlukan koordinasi dan sinkronisasi agar kedua penilaian tesebut menjadi selaras. Diharapkan dengan adanya harmonisasi ini, metode EVIKA dan METT dapat selaras dan memberikan ukuran kualitas yang diakui secara internasional yang dapat digunakan untuk pemasaran dan promosi kawasan konservasi dalam skala global. Salah satu standar internasional pengukuran efektivitas pengelolaan yang komprehensif, memberikan pengukuran konsisten dan dapat dibandingkan secara global yang bersifat kuantitatif, konsisten, dan mencakup seluruh dimensi konservasi berbasis kawasan adalah IUCN Green List. Diharapkan dengan harmonisasi METT dan EVIKA dapat menjadi inisiasi langkah awal Indonesia dalam mendapatkan IUCN Green List untuk mencapai tata kelola dan pengelolaan kawasan konservasi yang efektif dan adil.
Abstract
____________________________________________________________________
Two methods are used to measure the effectiveness of conservation area management in Indonesia, namely the METT and EVIKA methods. METT is a method for assessing the effectiveness of conservation area management in Indonesia using the scorecard system by the Ministry of Environment and Forestry. Meanwhile, EVIKA is an assessment method used by the KKP using adaptive management principles. There are differences in the outcome criteria for the two assessments, so coordination and synchronization are required so that the two assessments are in harmony. It is hoped that with this harmonization, the EVIKA and METT methods can be harmonized and provide internationally recognized quality measures that can be used for marketing and promoting conservation areas on a global scale. One of the international standards for measuring comprehensive management effectiveness, providing consistent and globally comparable measurements that are quantitative, consistent, and covers all dimensions of area-based conservation is the IUCN Green List. It is hoped that the harmonization of METT and EVIKA can initiate Indonesia's first step in obtaining the IUCN Green List to achieve effective and fair governance and management of conservation areas.
References
[IUCN]. The International Union for Conservation of Nature (IUCN). 2019. IUCN Green List of Protected and Conserved Areas. The IUCN Green List.
[KKP] Kementerian Kelautan dan Perikanan. 2020. Pedoman Teknis Penilaian Evaluasi Efektivitas Pengelolaan Kawasan Konservasi (Evika). Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia.
[KKP] Kementerian Kelautan dan Perikanan. 2021. Laporan Hasil Evaluasi Efektivitas Hasil Evaluasi Pwengelolaan Kawasan Konservasi (Evika). Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia.
[KLHK] Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. 2018. Penilaian Efektivitas Pengelolaan Kawasan Konservasi di Indonesia. Kementerian Lingkungan Hidup dan kehutanan Republik Indonesia.
Leverington, F., Costa, K.L., Pavese, H. et al. A Global Analysis of Protected Area Management Effectiveness. Environmental Management 46, 685–698. https://doi.org/10.1007/s00267-010-9564-5.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Science Technology and Management Journal

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






