Pentingnya Akuntansi Biaya Sebagai Pedoman Untuk Menentukan Harga Pokok Produksi

Beranda > Artikel > Pentingnya Akuntansi Biaya Sebagai Pedoman Untuk Menentukan Harga Pokok Produksi

Oleh : Ronia Tambunan, SE., M.Ak. , Dosen S1 Akuntansi Universitas Nasional Karangturi

Sebelum kita memasuki pembahasan akuntansi biaya, sebaiknya terlebih dahulu kita mengartikan istilah akuntansi itu sendiri. Akuntansi dapat diartikan sebagai informasi yang menyajikan laporan-laporan berisikan berbagai aktivitas ekonomi sebuah entitas, dalam periode tertentu, kepada pihak pihak yang berkepentingan terhadap entitas tersebut. Bagaimana cara penyajian laporan tersebut ? Tentunya dengan adanya pengolahan data, seperti menghitung dan mengakumulasikannya, kemudian dituangkan ke dalam format baku sebuah laporan . Lalu, apakah hubungan akuntansi secara umum dengan akuntansi biaya ?

Akuntansi biaya adalah system informasi yang menyajikan lapran-laporan berisikan biaya yang dikeluarkan sebuah entitas setelah melalui serangkaian  perhitungan dalam periode tertentu kepada pihak-pihak yang memerlukan informasi mengenai biaya-biaya yang dikeluarkan oleh entitas tersebut. Akuntansi biaya sebagai salah satu strategi yang dilakukan oleh perusahaan industry manufaktur untuk melaporkan semua kegiatan usahanya dalam bentuk laporan biaya produksi, laporan harga pokok produksi, laporan harga pokok penjualan dan laporan laba/rugi. Manajemen sangat memerlukan strategi ini sebagai bentuk pertanggungjawaban khususnya pada perusahaan industry manufaktur yang mengolah bahan baku menjadi barang yang siap untuk dipasarkan.

Harga pokok produksi adalah daftar biaya produksi yang harus dikeluarkan perusahaan pada periode tertentu. Di dalamnya terkait dengan biaya pengadaan bahan baku, alat produksi, bahan pendukung produksi dan lain sebagainya. Jika harga pokok ini sudah ketemu, pihak perusahaan akan lebih mudah untuk menentukan harga produk. Paling tidak, harga produk yang akan dijual sudah diperhitungkan secara cermat antara laba dan rugi yang bakal muncul dari penjualan yang dilakukan.

Unsur-Unsur Harga Pokok Produksi

Ada tiga unsur biaya utama yang termasuk dalam penentuan harga pokok produk :

  1. bahan langsung yang digunakan,
  2. tenaga kerja langsung, dan
  3. biaya tidak langsung.

Biaya Bahan Baku Langsung

Biaya bahan baku adalah semua biaya yang digunakan untuk membeli bahan baku produksi. Tidak hanya harga bahan pokok dari sebuah barang, tetapi semua komponen untuk menyiapkan bahan baku tersebut. Biaya ini terdiri dari harga bahan pokok, harga bahan tambahan, dan harga ongkos pengiriman barang. Terdapat 4 langkah yang penting untuk perhitungan harga pokok produk terkait bahan baku langsung yaitu:

  1. menghitung bahan baku,
  2. biaya bahan baku yang dibeli,
  3. total bahan baku yang ada di akhir periode, dan
  4. mengakhiri persediaan bahan baku.

Biaya Tenaga Kerja

Biaya ini merupakan semua biaya yang diperlukan untuk membayar tenaga kerja produksi yang mampu merubah bahan baku menjadi produk jadi. Biaya ini termasuk dalam harga pokok produksi karena tenaga yang dipekerjakan bekerja untuk memproduksi barang. Contoh dari biaya tenaga kerja langsung adalah biaya gaji yang dibayarkan pada buruh pabrik, yang secara langsung terlibat dalam proses pembuatan produksi.

Biaya Tidak Langsung / Overhead Manufaktur

Biaya overhead merupakan semua biaya yang dibutuhkan untuk memproduksi bahan baku menjadi produk jadi siap dijual. Biaya ini meliputi biaya tenaga kerja tidak langsung yang bekerja tidak secara langsung mengerjakan pembuatan produk. Biaya penyusutan peralatan produksi juga termasuk dalam biaya ini karena peralatan secara langsung digunakan tetapi tidak setiap periode memerlukan biaya servis atau perawatan. Selain kedua biaya tersebut, biaya lain yang masih berkaitan dengan proses produksi juga termasuk di dalam biaya overhead pabrik. Namun beban pemasaran dan administrasi tidak termasuk dalam biaya ini.

Cara Menghitung Harga Pokok Produksi

Harga pokok produk didasarkan pada jumlah pekerjaan dalam proses yang diselesaikan. Pekerjaan-dalam-proses ini termasuk biaya bahan langsung yang dimasukkan ke dalam produksi, ditambah tenaga kerja langsung dan overhead.

Untuk menentukan pekerjaan-dalam-proses, Anda memasukkan jumlah unit atau biaya ke dalam formula keluaran yang sama yang Anda gunakan untuk menghitung bahan langsung yang dimasukkan ke dalam produksi.

Persamaan standar untuk menghitung harga pokok produk langkahnya adalah seperti berikut:

  • Barang-barang manufaktur dalam proses pada tanggal mulai Anda
  • Ditambah biaya langsung Anda (bahan + tenaga kerja),
  • Ditambah overhead produksi Anda,
  • Kurangi barang Anda yang sedang berlangsung pada tanggal akhir perhitungan.

Oleh karena itu, berdasarkan pemaparan di atas, akuntansi biaya merupakan ilmu yang digunakan sebagai pedoman untuk perencanaan dan pengendalian laba dan menetukan harga pokok produksi suatu barang atau jasa serta akuntansi biaya dapat memberi informasi yang diperlukan untuk menentukan jumlah biaya dari unsur-unsur biaya itu sendiri.

Leave a Reply

thirteen − one =