Mahasiswa Berlomba Lomba Berinovasi Buat Produk Pangan Baru, Manfaatkan Bahan Baku Sekitar

Beranda > Berita Kampus > Mahasiswa Berlomba Lomba Berinovasi Buat Produk Pangan Baru, Manfaatkan Bahan Baku Sekitar

Empat mahasiswa Universitas Nasional Karangturi (Unkartur), berinovasi menghasilkan produk pangan olahan baru.

Mereka memanfaatkan bahan baku yang ada di sekitar. Karya inovasi tersebut juga dituangkan dalam tugas akhir mereka, sehingga keempat mahasiswa itu menjadi lulusan pertama Program Studi (Prodi) Teknologi Pangan Unkartur.

Para mahasiswa itu adalah Raka, dengan judul TA ”Pemanfaatan tepung tulang ikan nila (oreochromis niloticus) dan ekstrak kopi robusta pada produk snackbar rendah glikemik”. 

Lany (Pembuatan cookies bersubstitusi tepung parchment dan silverskin).

Immas (Formulasi brownies dengan substitusi tepung okara berbeda konsentrasi dan penambahan flaxseed/linum usitatisimum, sebagai alternatif pangan sehat rendah gluten).

Lina (Karakteristik fisikokimia dan sensoris fruit leather buah nanas dengan penambahan kulit mangga sebagai camilan sehat).

Rektor Unkartur Semarang, Dra Lusiawati Dewi MSc mengatakan, keempat mahasiswa itu merupakan angkatan pertama Prodi Teknologi Pangan, yang mampu menempuh masa studi selama 3,5 tahun.

Prestasi dan karya inovasi mahasiswa yang dituangkan dalam tugas akhir tersebut patut mendapat apresiasi, karena membanggakan telah menciptakan produk makanan baru.

”Kami berharap agar mereka kelak terus berkarya dan berinovasi,” kata Lusiawati Dewi.

Menurut Dewi, hal yang membanggakan lagi, keempat lulusan mahasiswa tersebut merupakan contoh mahasiswa yang bekerja sambil kuliah. Mereka dinyatakan lulus pada Februari 2023 ini, setelah menyelesaikan tugas akhirnya.

”Jelas kami berbangga karena sebagai mahasiswa Unkartur, mereka juga merupakan pekerja yang berkarya di berbagai bidang,” ungkap Lusiawati.

Sementara itu, Raka, salah satu mahasiswa itu mengatakan, bekal ilmu dan perkuliahan yang didapat di Unkartur modal bagi mereka untuk berkarya melakukan penelitian dan menciptakan produk baru inovasi makanan.

Hal yang sama juga diungkapkan Lina, mereka dipacu untuk berkarya dan berinovasi mengembangkan pengetahuan yang sudah didapat. 

Leave a Reply

12 + six =